Interactive Digital Public Relations

Electronic PR Engagements
December 2nd, 2008

Facebook pun Jadi Senjata AS Hadapi Ekstremis

Washington, (ANTARA News) - Senjata Amerika Serikat (AS) dalam memenangi “perang ide-ide” melawan kelompok ekstremis adalah lewat situs-situs jaringan sosial dan berbagai “tools” lainnya dari Web 2.0.

“Dalam perang ide, tugas inti kami pada tahun 2008 adalah menciptakan lingkungan yang memusuhi ekstremisme,” kata tokoh penting penyusun kebijakan di AS sebagaimana dikutip AFP.

James Glassman, menteri muda Wakil Menlu AS Bidang Diplomasi dan Urusan Publik, mengemukakan bahwa cara memusuhi kekerasan ekstremisme dilakukan dengan dua jalan yaitu menggoyang ideologi ektremis sekaligus mengajak kaum muda untuk menempuh jalan produktif yang menjauh dari terorisme.

Glassman mengemukakan hal tersebut saat pidato di New America Foundation, lembaga pemikir yang bermarkas di Washington.

“Cara terbaik mencapai tujuan kami dalam diplomasi publik adalah lewat pendekatan baru berkomunikasi, pendekatan ini jauh lebih mudah menyusul munculnya Web 2.0 atau teknologi-teknologi jaringan sosial,” katanya.

“Kami menyebut pendekatan baru ini ‘Public Diplomacy 2.0′,” kata Glassman.

October 7th, 2008

Blogger Mums as Corporate Conversation Partner

Oleh Aditya Fajar

Kehadiran blog sedikit banyak telah merubah cara masyarakat berkomunikasi dan berinteraksi. Di industri public relations sendiri, kehadiran dan pengaruh blog semakin diperhitungkan karena blog merupakan medium yang secara langsung menyuarakan pandangan masyarakat tanpa melalui filterasi sang penjaga gerbang (media) dan blog, terbukti mampu merubah cara pandang masyarakat terhadap sebuah isu dan terhadap sebuah organisasi.

Di Indonesia sendiri belum banyak perusahaan yang secara aktif menempatkan blogger sebagai partner komunikasi. Padahal, layaknya pemerintah, perusahaan membutuhkan lawan bicara yang bisa mewakili stakeholder perusahaan tersebut.

Sebagai contoh, bila sebuah perusahaan bergerak di bidang fashion anak muda, maka perusahaan membutuhkan lawan bicara dari kelompok remaja di mana mereka merupakan target market perusahaan tersebut. Dengan melakukan komunikasi aktif-persuasif dengan para remaja, perusahan tadi bisa mengetahui lebih dalam apa yang diinginkan oleh para remaja (konsumen) dan mengembangkan program-program komunikasi untuk mempertahankan mereka. Dan blog merupakan salah satu medium terbaik untuk melakukan dua tujuan tadi, mengetahui apa yang diinginkan publik dan mengetahui apa yang harus diintegrasikan dalam program komunikasi untuk mempertahankan pandangan positif terhadap perusahaan.

October 5th, 2008

Hasil Survey tentang Corporate Blogging

Sekitar dua bulan yang lalu, InDiPR melakukan riset tentang corporate blog untuk melihat sejauh mana perusahaan telah mengadaptasikan blog sebagai salah satu medium komunikasi mereka. Untuk menjawabnya InDi melempar pertanyaan dua pertanyaan pokok: apakah perusahaan-perusahaan di Indonesia mempunyai blog?; dan apakah perusahaan-perusahaan tersebut memonitor blog-blog lain?

 

Setelah melempar pertanyaan ini melalui mailing list public relations di Indonesia, melalui e-mail langsung, menggunakan situs survey my3q.com dan micropoll.com dan menampilkannya di blog InDi kami mendapatkan partisipasi dari 130 responden.

 

Responden-responden ini berasal dari bidang otomotif, consumer good, asuransi, konsultan, minyak dan gas, NGO, media, internet provider, periklanan dan penyelenggara pendidikan tinggi. Yang paling banyak adalah dari minyak dan gas (21 responden) sementara yang paling sedikit adalah penyelenggara pendidikan (1 responden). Besar perusahaan mereka juga bervariasi dari di bawah 50 sampai lebih dari 400 karyawan. Yang paling banyak adalah yang lebih dari 400 karyawan (38%).

 

Dari survey ini terlihat bahwa hanya 6% dari perusahaan punya corporate blog sedangkan selebihnya tidak. 100% dari perusahaan yang tidak punya corporate blog mengatakan mereka tidak melihat urgensi untuk punya corporate blog. 56% dari perusahaan tersebut mengatakan mereka tidak punya pemahaman yang cukup mengenai blog.

 

September 1st, 2008

Seminar dengan Sejuta Peserta

Berbicara dalam berbagai kesempatan, seperti simposium, seminar dan acara-acara lainnya, sangatlah penting dalam menyampaikan pesan-pesan perusahaan, dengan kredibilitas yang lebih tinggi dari media massa.

Buat anda yang sering menjadi pembicara dalam seminar, bayangkan ilmu dan pengalaman anda khususnya kisah sukes perusahaan anda dapat anda bagi dengan jutaan orang di seluruh dunia. Dengan bantuan digital PR, terutama dengan situs yang bernama slideshare semuanya mungkin.

August 21st, 2008

Strategi Digital IndiPR

View SlideShare presentation or Upload your own. (tags: interactive digital)
Dalam sebuah presentasi yang dibuat oleh Interactive Digital Public Relations ini, kami mencoba menjelaskan bagaimana kita bekerja, berfikir dan berinteraksi telah berubah melalui sebuah medium yang bernama internet.
Tidak hanya itu, tetapi juga cara sebuah perusahaan berkomunikasi dengan publik telah berubah menjadi sesuatu yang lebih demokratis, interaktif dan dua arah. Bagaimana juga peranan internet di Indonesia dan pemakaiannya juga dijelaskan di sini, dan bagaimana perusahaan dapat memaksimalkan potensi tersebut.
Bagaimana cara kerja dan fungsi digital public relations dan apa saja aplikasinya dan pengaruhnya terhadap perusahaan. Apa saja yang dibutuhkan saat melakukan sebuah strategi digital public relations? 
July 27th, 2008

Advocating through corporate blogs

Chief Viral Communicator, Nivell Rayda talks about advocating through corporate blogs on product related issues or social marketing. Through this video he discusses how he create a corporate blog for a well known toothpaste product (we are not in liberty to discuss which one, since the idea that a digital PR company is master-minding a corporate blog is counter-productive to the issues advocated) with the issues of dental health being advocated. He also discusses the advantages of advocating through corporate blogging.       

July 20th, 2008

Absolut Vodka: Absolutely User Generated

 

Absolut Vodka adalah contoh sebuah campaign yang sangat berhasil dan “stood the test of time”. Konsepnya sangat sederhana yaitu plesetan icon-icon yang populer dengan bentuk botol Absolut Vodka.

Jika anda mencari campaign Absolut Vodka di google anda akan mendapat 139 ribu gambar. Di deviant art, situs khusus seniman dan designer anda akan mendapatkan 1058 gambar baru yang dihasilkan tiap 8 jam.

Dari ratusan ribu versi campaign Absolut Vodka di internet, yang benar-benar dihasilkan oleh perusahaan vodka ini mungkin tidak sampai seribu. Sisanya, ”user generated”, dihasilkan oleh pengguna, seniman, amatir serta mahasiswa seni rupa, advertising dan graphic design.

July 14th, 2008

“Trash Bin”: Teknik Baru Sales Promotion Tradisional

Saat saya sedang berjalan di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, saya diserbu oleh beberapa orang sales promotion sebuah kartu kredit. Walaupun saya menolaknya dengan halus, sales ini tetap bersemangat menjelaskan produk tersebut. Dan saya melihat sekitar sepuluh sales lainnya yang juga bertingkah laku seperti itu.

It’s annoying. Dan saya yakin orang lain pasti akan bereaksi sama. Bahkan jika seandainya saya memang mencari kartu kredit, saya sudah membatasi diri saya terlebih dahulu. Selain itu, untuk tenaga sales sendiri, mereka mebuang-buang waktu dan tenaga berbicara ke orang-orang yang tidak tertarik untuk mendengar.
 
Setelah pengalaman tersebut, timbul pemikiran dan ide teknik sales promotion yang saya rasa akan cukup efektif. Teknik ini hanya membutuhkan tiga orang, dan mungkin hanya setengah energi yang dikeluarkan, Teknik ini efektif untuk mengetahui secara spesifik orang-orang mana yang tertarik akan produk yang ditawarkan sehingga tenaga sales bisa mengerahkan tenaga mereka untuk berbicara ke orang-orang yang memang tertarik saja.

July 11th, 2008

Perusahaan Belum Manfaatkan Kesuksesan Social Media

 

Reporter Teknologi BBC News, Maggie Shiels mengatakan dalam artikelnya perusahaan tidak memanfaatkan kesuksesan dan potensi besar social media. Gartner, sebuah perusahaan teknologi informasi menemukan kesempatan besar bagi perusahaan untuk meningkatkan manajemen bagi perusahaan besar.

 

“Perusahaan yang memanfaatkan cara karyawannya memanfaatkan situs-situs ini akan meningkatkan penghematan, produktifitas dan keuntungan” kata Jeffrey Mann, Vice President of Research Gartner kepada BBC. Ia melanjutkan bahwa tantangannya adalah mengaplikasikan hal ini ke dunia korporat.   

 

July 7th, 2008

The Viral Power of YouTube

YouTube adalah sebuah bentuk viral communications yang paling banyak membawa pengaruh besar, baik secara positif ataupun negatif bagi perusahaan, organisasi maupun perorangan.

 

Kita sudah bisa melihat cukup banyak kasus YouTube untuk meningkatkan visibilitas. YouTube sekarang sudah banyak dilirik NGO untuk meningkatkan visibilitas sebuah issue. Issue yang disampaikan para NGO ini sudah banyak, mulai dari pencemaran lingkungan hidup sampai penyayang binatang.

 

Banyak juga orang biasa yang menjadi terkenal karena YouTube. Seorang pemuda dari Korea yang bermain gitar di depan webcam seketika dilihat satu juta orang lebih. Begitu juga dengan band “OK GO”, video mereka sudah lama beredar di YouTube sebelum akhirnya dilirik oleh MTV.

 

Bahkan Barrack Obama dan John McCain sekarang berlomba-lomba berkampanye melalui YouTube. Jurkam masing-masing menaruh komentar-komentar dan pidato-pidato dari masing-masing kandidat di YouTube. Bahkan musisi Will.I.am membuat video musik berisikan pidato-pidato Obama eksklusif untuk YouTube.

 

Perusahaan juga banyak melakukan kampanye di YouTube. Sebuah operator selular menampilkan video seseorang dengan kostum Gorila bermain drum. Hasilnya banyak versi dari iklan tersebut beredar di YouTube. Ada yang berupa plesetan, ada juga yang berupa lanjutan dari video asli, ada yang menggabungkannya dengan iklan-iklan lain, bahkan ada pula yang melakoni kembali iklan tersebut.