
Mulai dari gerakan mensupport autism sampai gerakan untuk menambah ruang terbuka public. Selamat datang di era online activism.
Secara teknik memulai online activism sangatlah mudah. Yang dibutuhkan adalah sebuah koneksi internet dan anda dapat segera membuat fan page atau cause page di facebook. Atau juga menggunakan twitter dengan membuat hash tag (#). Anda tidak perlu punya banyak friends di facebook ataupun twitter, anda pun tidak harus menjadi seorang blogger terkenal.
Namun apa yang menjadi benang merah dari online activism yang berhasil. Kenapa beberapa gerakan online lebih berhasil dari yang lain dalam menggaet banyak supporter. Lebih jauh lagi kenapa beberapa gerakan menimbulkan impact dan yang lain sepintas lalu saja. Untuk itu mari kita bedah online activism di Indonesia yang punya impact sangat kuat.
Prita Mulyasari
Hanya karena mengirimkan sebuah email tentang buruknya perawatan yang ia terima dari sebuah rumah sakit terkenal ke sebuah milis yang berisikan 20 anggota, ibu Prita harus mendekam di rumah tahanan selama hampir satu bulan. Tuduhan yang dilayangkan pihak rumah sakit adalah pencemaran nama baik. Berita tersebut sempat dimuat beberapa media masa, namun sampai ketika seorang blogger berinisiatif membuat cause page “bebaskan ibu prita mulyasari” orang-orang mulai menaruh perhatian kepada kasus ini.





