Posts Tagged ‘online community’

Meningkatkan Micro-Entrepreneurship dengan Digital PR

Beberapa waktu yang lalu, Dave -seorang micro-entrepreneur dan pemilik blog bernama Creativology- bertanya dalam blog InDiPR tentang seberapa efektifnya digitalisasi PR dan komunikasi bagi perusahaan baru. Kami merasa perlu untuk menjawab secara detail pandangan kami mengenai Digital Micro-Entrepreneurship dalam artikel ini.

Banyak sekali micro-entrepreneur di dunia digital. Alasan yang paling utama banyaknya micro-entrepreneur di dunia digital adalah terbatasnya modal. Dengan banyaknya social media seperti blogger, wordpress, friendster, groups yang menawarkan layanan mereka secara gratis ditambah banyaknya tempat-tempat yang memberikan koneksi WiFi secara cuma-cuma, modal awal yang diperlukan dalam Rupiah boleh dibilang hampir tidak ada. Alasan lainnya adalah karena digital tidak terikat oleh geografi.

Para micro-entrepreneur ini sudah punya blog, komunitas online dan sangat aktif dalam social networking media seperti facebook dan multiply, baik secara korporat maupun individual. Bahkan mereka mampu menarik banyak pengunjung ke blog mereka dan punya anggota komunitas online yang cukup banyak. Namun kami menemukan banyak sekali micro-entrepreneur yang mengaku komunikasi digital yang mereka lakukan belum efektif menciptakan ketertarikan bagi perusahaan mereka.

Penasaran, kami kunjungi situs, komunitas online dan blog mereka. Dan setelah mengkerutkan dahi kami bertanya apakah sasaran (objectives) situs, komunitas online dan blog tersebut. Dan secara mengejutkan mereka tidak punya sasaran apa-apa atau salah merancang strategi. Kami merasa usaha digital mereka lebih banyak sekedar eksperimentasi semata tanpa adanya tujuan yang jelas.

(more…)

Hasil Survey Efektifitas Komunitas Online bagi Perusahaan

Beberapa waktu yang lalu, Interactive Digitial Public Relations melakukan survey dengan topik “Efektifitas Komunitas Online bagi Perusahaan.” Dan respons yang kami dapatkan luar biasa. Survey ini dilakukan melalui electronic questionnaire yang dikirim melalui email.

Survey ini diikutsertai oleh 100 praktisi PR dari bisnis perbankan, otomotif dan FMCG di Indonesia. Menurut hemat kami ketiga sektor inilah yang lebih banyak membangun komunitas online. Kami juga memilih responden yang mempunyai program komunitas online lebih dari satu tahun untuk mengukur kesuksesan program tersebut.

Berdasarkan hasil analisa survey tersebut, kami menemukan bahwa praktisi PR menyadari sepenuhnya fungsi komunitas online bagi perusahaan dan sasaran yang ingin dicapai oleh komunitas online. Namun hanya 23% responden yang merasa komunitas online mereka telah berjalan secara efektif. Kami menemukan sekitar 66% tidak yakin apakah komunitas mereka sudah efektif, sedangkan 11% dengan jelas mengatakan komunitas mereka tidak berjalan efektif.

(more…)

Designed by: Free Cell Phones | Thanks to Highest CD Rates, Domain Registration and Registry Software